Peletakan Batu Pertama Dimulai, Jakarta Segera Miliki Lima Puskeswan Tambahan

By Admin


Dok. Ist

nusakini.com, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memulai proyek pembangunan lima Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) tambahan untuk memperluas akses layanan publik. Peletakan batu pertama fasilitas tersebut dilaksanakan pada Rabu (30/9/2026).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, memimpin langsung prosesi peresmian proyek tersebut. Kegiatan awal pembangunan ini dipusatkan di area Pusat Produksi, Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) Pluit, Jakarta Utara.

Kelima klinik hewan baru ini akan tersebar secara strategis di beberapa titik ibu kota. Lokasinya mencakup PPISHP Pluit, Kebun Anggur Pulo Gebang, Training Center Klender, Sentra Flora dan Fauna Semanan, hingga Gedung Kantor Dinas KPKP.

Pembangunan infrastruktur ini disebut sebagai langkah pemerintah dalam merespons fenomena sosial yang terjadi di masyarakat. “Kebutuhan pelayanan kesehatan hewan terus meningkat seiring dengan meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan, termasuk kebutuhan pelayanan terhadap hewan peliharaan maupun hewan lainnya,” ujar Hasudungan.

Sebelumnya, warga Jakarta hanya bisa mengandalkan dua fasilitas utama milik pemerintah daerah, yakni di Ragunan dan Pondok Ranggon. Penambahan titik layanan ini diyakini mampu memecah antrean dan mempermudah akses warga yang tinggal jauh dari dua lokasi lama.

Nantinya, fasilitas medis yang ditawarkan tidak sekadar pemeriksaan dasar, melainkan tindakan bedah yang memadai. Layanan ini juga didukung alat diagnostik modern, seperti tes darah rutin, USG, hingga analisis parasit dan feses.

Kelengkapan alat medis tersebut diharapkan menunjang kinerja tenaga profesional secara optimal. "Fasilitas tersebut memungkinkan dokter hewan melakukan pemeriksaan secara lebih komprehensif sebelum menentukan diagnosis dan tindakan pengobatan," tambahnya.

Selain membangun lokasi baru, Dinas KPKP juga tengah memproyeksikan transformasi fasilitas eksisting di Jakarta Selatan. Puskeswan Ragunan direncanakan berubah status menjadi Rumah Sakit Hewan milik Pemprov DKI yang beroperasi sebagai pusat rujukan utama.

Seluruh rangkaian proyek penambahan klinik kesehatan hewan ini diprediksi memakan waktu sekitar tiga bulan penyelesaian. "Pembangunan lima unit Puskeswan ditargetkan selesai pada Desember 2026," tutup Hasudungan. (*)